Showing posts with label humor. Show all posts
Showing posts with label humor. Show all posts

13 June 2011

RELAX AND PRAY




Dear God, I Beg You!

Give me the wisdom to understand my boss.

Give the love to forgive him.

Give me the patience to understand his deeds.


But dearest God,
don't give me the power

Because if You give me the Power

I'LL BREAK HIS HEAD


If life feels heavy today and salary feels still so long
or unfinished duty, or unreachable goal, added instead.
Just one thing that we can do
...


RELAX AND PRAY ^^



source: renungan-harian-kita.blogspot.com/2008




Best regards,

13 March 2011

LEAVE






Depart, depart, go out from there!
Touch no unclean thing! Come out from it and be pure,
you who carry the vessels of the LORD. [Isaiah 52:11]

Best regards,


source: donghaeng

24 March 2009

Emansipasi Pria: Antara Aku, Tuhanku, Dan Istriku

Seorang lelaki berdoa: "Oh Tuhan, saya tidak terima. Saya bekerja begitu keras di kantor, sementara istri saya enak-enakan di rumah. Saya ingin memberinya pelajaran, tolonglah ubahlah saya menjadi istri dan ia menjadi suami."

Tuhan merasa simpati dan mengabulkan doanya. Keesokan paginya, lelaki yang telah berubah wujud menjadi istri tersebut, terbangun dan cepat-cepat ke dapurmenyiapkan sarapan. Kemudian membangunkan kedua anaknya untuk bersiap-siap ke sekolah.

Kemudian ia mengumpulkan dan memasukkan baju-baju kotor ke dalam mesin cuci. Setelah suami dan anak pertamanya berangkat, ia mengantar anaknya yang kecil ke sekolah taman kanak-kanak.

Pulang dari sekolah TK, ia mampir ke pasar untuk belanja. Sesampainya di rumah, setelah menolong anaknya ganti baju, ia menjemur pakaian dan kemudian memasak untuk makan siang.

Selesai memasak, ia mencuci piring-piring bekas makan pagi dan peralatan yang telah dipakai memasak. Begitu anaknya yang pertama pulang, ia makan siang bersama kedua anaknya.

Tiba-tiba ia teringat ini hari terakhir membayar listrik dan telepon. Disuruhnya kedua anaknya untuk tidur siang dan cepat-cepat ia pergi ke bank terdekat untuk membayar tagihan tersebut.

Pulang dari bank ia menyetrika baju sambil nonton televisi. Sore harinya ia menyiram tanaman di halaman, kemudian memandikan anak-anak. Setelah itu membantu mereka belajar dan mengerjakan PR. Jam sembilan malam ia sangat kelelahan dan tidur terlelap. Tentu masih ada'pekerjaan- pekerjaan kecil lainnya' yang harus dikerjakan.

Dua hari menjalani peran sebagai istri ia tak tahan lagi. Sekali lagi ia berdoa, "Ya Tuhan, ampuni aku. Ternyata aku salah. Aku tak kuat lagi menjalani peran sebagai istri. Tolong kembalikan aku menjadi suami lagi."

Tuhan menjawab:
"Bisa saja. Tapi kamu harus menunggu sembilan bulan, karena saat ini kamu sedang hamil."

Yang senyum, Tuhan Berkati... ^_^



Source: renungan-harian-kita.blogspot.com


Best regards,

10 March 2009

ANNIE BUDDY? ANNIE WAN? NOE WAN? SUM BUDDY?

Lee Sum Wan : Hello can I speak to Annie Wan?

Mr Sori : Yes u could speak to me.

Lee Sum Wan : No! I want to speak to Annie Wan!

Mr Sori : You are now talking to someone! Who is this?

Lee Sum Wan : I'm Sum Wan. And I need to talk to Annie Wan! It's urgent!

Mr Sori : I know u are someone and u want to talk to anyone! But what's this urgent matter about?

Lee Sum Wan : Well just tell my sister Annie Wan that our brother was involved in an accident. Noe Wan got injured and now Noe wan is being sent to the hospital. Right now Avery Wan is going to the hospital.

Mr Sori : Look if no one was injured and no one was sent to the hospital from the accident that isn’t an urgent matter! You may find this hilarious but i dont have time for this!!!

Lee Sum Wan : You are rude. Who are you?

Mr Sori : I'm Sori.

Lee Sum Wan : You should be sorry. Now give me your name!

Mr Sori : I'm Sori!!

Lee Sum Wan : I don't like your tone of voice Mr and I don't care, give me your name!

Mr Sori : Look lady, I told you already I'm Sori! I'm Sori!! I'm SORI!!! You didn't even give me your name!

Lee Sum Wan : I told u before I'm Sum Wan! Sum Wan!!! You better be careful my father is Sum Buddy. And my uncle holds a very big position in the company. He is Noe Buddy!

24 February 2009

Humor : FIRMAN TUHAN

Seorang guru Sekolah Minggu bertanya kepada murid-muridnya, "Apakah firman Tuhan yang saya ajarkan selama ini sudah dimengerti semua?"

Murid-murid menjawab, "Sudah, Bu guru!"

Lalu Ibu Guru melanjutkan, "Kalau begitu, minggu depan kalian akan dites oleh Kepala Pendeta. Apakah sudah siaaaap?"


Murid-murid menjawab, "Siaaap Bu Guru!"


Maka minggu berikutnya Kepala Pendeta datang ke kelas dan berkata kepada si Ibu Guru, "Bu, hari ini merupakan evaluasi pelajaran firman Tuhan yang selama ini Ibu ajarkan. Saya akan mengajukan beberapa pertanyaan kepada murid-murid".


Si Ibu Guru menjawab (dengan berharap si Kepala Pendeta memujinya),"Bapak bisa lihat sendiri kalau murid-murid saya pandai-pandai semuanya".


Kemudian Kepala Pendeta bertanya kepada murid-murid, "Apakah kita boleh mencuri?"


Murid-murid menjawab, "Tidak boleh, Pak, sebab dilarang di dalam Hukum Taurat!"


Si Ibu Guru senyum-senyum senang.


Lalu si Kepala Pendeta melanjutkan, "Apakah kita boleh membunuh?"


Murid-murid menjawab, "Tidak boleh Pak, sebab itu juga dilarang didalam Hukum Taurat!"


Si Ibu Guru semakin bersemangat tersenyum.


Kepala Pendeta semakin penasaran dan bertanya lagi, "Nah, sekarang kalau kalian punya kucing di rumah lalu buntutnya kalian potong, berdosa nggak kalian?"


Mendapat pertanyaan seperti itu, murid-muridnya berpikir keras karena buntut kucing yang dipotong bukan berarti mencuri dan kucingnya tidak mati berarti tidak membunuh. Kelas menjadi hening ...Tiba-tiba salah satu murid berdiri dan menjawab dengan suara nyaring,"Berdosa, Pak!"


Si Kepala Pendeta bertanya, "Kenapa menurut kamu berdosa?"


Si murid menjawab, "Sebab di dalam Matius 19:6 tertulis, 'Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Sebab apa yang telah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan oleh manusia'!"


diambil dari: renungan-harian-kita.blogspot.com

18 January 2009

Airlines Cabin Announcement Versi Waria

Ledis en jentelmen, bekudis tempel semen, sesuai peraturan penerbangan, jadi eike mawar kasi liat cara pake itu sabuk yang ada di pinggang yey, baju buat mengapung-apung, dan masker oksigen di kala napas sesek.

Biar yey nantinya bisa selamet, coba sini diliat dulu cara pasang itu sabuk yang melilit di pinggang yey, cara ngunci biar gak gampang lepas, ngencengin, dan ngelepasinnya.

Baju ngapung ada di bawah kursi yang yey dudukin, jangan dipake kecuali nanti mas kapiten ngajak berenang bareng. Eit jangan lupa, itu barang jangan yey pindah-pindahin yaa, apalagi dibawa pulang buat pajangan salon. yang ketauan sama eike, bakalan ditabok kanan kiri atas bawah depan belakang deh ih…

Cara make’nya, itu baju dikalungin di leher yey, ati-ati kekencengan tar gak bisa napas. makanya kudu ati-ati deh yah.

Biar bisa ngapung, yey tarik itu pencetan warna merah delima, atau yey tiup itu pipanya. Kalo nanti keluar lewat jendela darurat, itu baju apung dikembangin pas di luar aja deh, nanti mampet di jendela karena gak muat. Aihh… ampe kritiing tangan eike narikin pencetannya keras amirr… gimana sih nih…

Eh, asal yey semua pada tau ya, ini pesawat ada dua pintu darurat di depan, ada dua di belakang, dan ada dua lagi jendela darurat di tengah-tengah. Jadi keluarnya jangan rebutan ya.

Kalo nanti tiba-tiba napas sesek dan bukan karena sabuk yang di pinggang kekencengan bukan pula karena salah masang pelampung, masker oksigen bakalan nongol dari atas kepala yey, tarik aje dah trus napas kayak biasa. Kalo ada anak kecil, yey yey yang ude tuwir mesti nolongin anaknya dulu baru yey pake sendiri.

Kartu gambar biar selamet ada di kantong kursi di depan yey duduk, silakan dibaca dan dihayati dengan seksama yaaah… endang sukamti cintya lamusu, terimakasi God blesss yuuu… mariii…

------------ --------- --------- ---